Renungan Belajar

Assalamu’alaykum

sobat GIC semua, nah baa kabanyo ko ? alah lamo awak ndak basobok yo. Ayo sobat GIC semua, lagi ngapain ni ? belajar kah? ada yang merasa capek tidak belajar dan belajar terus ?(belajar = belajar ilmu agama dan belajar pelajaran kuliah). wah disini mimin mau share sedikit, kenapa sih orang yang menuntut ilmu itu beruntung, yuk mari disimak dalam surat Al Mujaadilah :11.
mujadillah ayat 11

: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

sudah tau kan kelebihannya, so. ayo semangat sobat GIC, karena tidak akan sama orang yang berpengetahuan dengan yang tidak. Takbir sobat GIC. ALLAHUAKBAR !!

Masuk kedalam islam secara menyeluruh yuk sobat !

Assalamu’alaykum wr.wb.

 

Pie kabare ? wah yang udah melewati ujian blok 3,9, 15,21, hari pertama semoga diberkahi Allah, Allahuakbar,

 

Wah mimin ingin sedikit berbagi cerita mengenai surat Al-Baqarah ayat  208 “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, (Kaffah) dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”., nah disini kita diminta untuk masuk secara menyeluruh, apa itu masuk kedalam islam secara menyeluruh ?

 

1. Islam adalah agama rahmatan Lil’alamin, agama yang bersumber dari Allah SWT  yang esa, tiada sekutu baginya, dan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukannya, jadi disini kita harus benar-benar mempercayai Allah itu esa, (salah satu bentuk  mempercayai Allah esa adalah dengan tidak menyekutukan Allah dengan selainnya, seperti datang ke dukun dengan maksud meminta ‘sesuatu’ kedukun, Na’udzubillah. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah :163)

2. Islam adalah agama yang sempurna dengan segala jenis ibadah dan sunnah Rasulullah SAW. Nah disini pasti akan banyak yang bertanya, sebenarnya bagi kita yang dulunya tidak anak pesantren ni (dari PAUD-SMA tidak ada background sekolah islami) pasti bertanya-tanya bagaimana sih cara ibadah  yang benar dan sunnah apa saja yang gemar dikerjakan nabi, untuk hal ini mimin menyarankan perbanyak ikut kegiatan keagamaan seperti tasqif, ta’lim, atau ceramah ustad lainnya dan juga perbanyak membaca buku agama, nah kita tau kan, bahwa sholat adalah amalan yang ditanya pertama sekali, jadi perbaiki sholat kita dahulu dan cari tau apa saja sunnah yang gemar dikerjakan nabi sehingga kita bisa menjadi pengikut Nabi Muhammad Sejati, Allahuakbar. Tunggu postingan mimin selanjutnya mengenai ini ya ^_^.

 

3. Islam adalah agama menyeluruh, didalam islam segala kegiatan kita telah diatur, setuju ? wah setuju donk. Gini sahabat GIC, didalam islam segala kegiatan kita seperti berdagang, belajar, kegiatan pemerintahan, kegiatan sosial (Habbluminnannas), kegiatan lainnya sudah diatur lho didalam islam. Nah disini yang banyak diabaikan orang, mereka menganggap islam hanyalah ibadah dimesjid, dimushala atau dipengajian semata (sudah termakan paham liberalisme) padahal  islam juga mengatur perdagangan, pemerintahan dan lainnya.  Sehingga dapat kita lihat sekarang sobat GIC, yang korupsi di gedung DPR/MPR adalah orang islam, nah islamnya yang seperti apa ? tentunya orang-orang tersebut islamnya  setengah-setengah, rugi kan, menjalani hidup didunia namun penuntunnya saja tidak tau sehingga hanya menjalankan kehendak dunia semata, rugi donk masuk neraka, Na’udzubillah. Nah sobat GIC sekalian, sekarang kita harus ubah  mindseat kita dengan apapun kegiatan kita ada aturan islam,sepakat ? jadi sobat GIC jangan alergi dengan politik, sedikit banyaknya kita harus paham politik, tapi politik yang bagaimana, politik islami donk, politik yang diajarkan Rasulullah,ngak percaya ? nah mari kita runut lagi Shiroh Nabawiyah, (sejarah nabi red., karena hanya dari Rasulullah lah kita mendapatkan pelajaran terbaik) Nabi dan sahabat nabi juga menjalankan praktik politik. (nah mimin luruskan lagi deh, politik disini maksudnya ilmu pemerintahan, woke) . kita pasti tau periode pemerintahan nabi, Khalifah Urasyidin, dst. Nah suri tauladan kita juga menjalani politik kan, politik islami tentunya, jadi jangan alergi ya sobat GIC mendengar kata-kata itu karena kenapa sekarang islam itu seolah-olah kehilangan energi ya karena orang islamnya sendiri memandang parsial sih sama islamnya, padahal kan islamnya syamil mutakamil gitu, (menyeluruh) jadi setiap kegiatan kita baik itu ibadah (wah ibadah juga luas cakupannya sobat GIC, apapun yang diniatkan dengan nama Allah adalah ibadah termasuk juga ibadah pokok seperti sholat, puasa, zakat,dll atau kegiatan lainnya belajar, berdagang, bekerja), belajar, berdagang, politik (ilmu pemerintahan), dst sudah ada aturannya lho didalam islam. Nah mau tau apa-apa saja aturan itu. Tunggu postingan mimin selanjutnya oke. (jangan lupa rajin baca buku dan ikut penggajian ya, penggajian bukan tongkrongan anak rohis saja, tapi juga tongkrongan kita bersama woke). Eits tapi ingat juga jangan asal ikut penggajian, ntar ikut penggajiannya beberapa golongan yang udah dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia, untuk amannya sebelum ikut penggajian bisa bertanya ke yang lebih tau, yang ikhwan bisa bertanya ke Ketua atau sekretaris GIC yang akhwat ke Kepala Keputrian atau bendahara GIC) tapi untuk amannya ikut penggajian rutin dari GIC aja (KPSDM lho yang ngadain pasti keren lah tu ngak sesat dan menyesatkan kok, Insya Allah )^_^

 

Mimin berharap ada nantinya sobat GIC yang jadi pengambil keputusan di negara Indonesia , Amin, Allahuma Amin.  Sehingga apapun keputusan sahabat GIC nanti atas dasar Al-Qur’an dan hadits ya, dasarnya jelas. Nah sahabat GIC harus rajin cari ilmu agama dari sekarang ya, siapkan amunisi iman gitu, jadi nanti kalau udah jadi pemimpin udah tau strategi kepemimpinan ala Rasulullah seperti apa. Percaya deh negeri kita pasti bisa lebih baik ya wong pengambil kebijakannya sholeh dan sholeha semua.

 

Perbaiki diri, jadi yang terbaik, karena umat islam adalah umat terbaik, setuju…. ??“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman (Al-Imran :139) “

 

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (Al-imran : 110)

 

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. (An-Nahl : 125)

 

Sekian saja postingan mimim kalau mimin ada salah mimin mohon ma’af ya,

Assalamu’alaykum wr.wb

Mari Renungkan dan Bersyukurlah :D

Mari renungkan sejenak

 

Assalamu’alaykum sobat GIC bagaimana kabarnya?, sehat?, InsyaAllah mimin sangat berharap sobat semua dalam keadaan sehat wal’afiat. Sobat GIC semua, ada tidak yang pernah  bersyukur, “Alhamdulillah ya Allah, saya masuk GIC atau Alhamdulillah ya Allah saya ditempatkan dilingkungan orang-orang  GIC. Hmm kenapa mimin bertanya demikian, karena ini erat kaitannya dengan hal yang akan kita bahas kali ini. Oke selamat menikmati tulisan mimin.

 

DENTIS GIC (Dental Islamic Generation In Community) UKM satu-satunya di FKG Unand (sampai tulisan ini dibuat) UKM bersifat kerohanian islamiah, bervisi misi kuat. Tidak dipungkiri Fluktuasinya  semangat pengurus memang sudah ada sejak zaman “jebot” (kata-kata ala Ukhti Fajrin). Tidak dipungkiri lagi memang GIC banyak dijaikan last Choice, sisa-sisa tenaga diberikan untuk GIC (dimana-mana nasib Forum Studi Islam memang seperti itu- Oh dunia) namun pernah tidak sobat GIC sekalian bersyukur akan hal ini. Mimin yang lagi buat tulisan ini sebenarnya ingin berbagi pengalaman. Jadi gini, awalnya mimin juga berfikiran bahwa GIC sama dengan UKM lain, ya itu-itu aja. Namun tau tidak sobat, setelah beberapa bulan tinggal dipadang, melihat realita kota padang (P..A..D..A..N..G .. SEMUANYA PASTI UDAH TAU KAN SOB), dimana-mana akan ditemukan orang bergandengan tangan (non mahran maksudnya ya), berpelukan (sepertinya sewaktu kecil terlalu menghayati film teletubis)atau melakukan pekerjaan yang barangkali sewaktu  mimin di kampung halaman dahulu merupakan perbuatan yang sudah pasti dikucilkan dari adat basandi syarak, syarak basandi ?? (ayo ingat pelajaran BAM lagi).

 

Disini, woow dengan mudah terlihat sobat, teramati atau bahkan dikelilingi oleh hal demikian, salah satu bentuk syukur mimin ialah Mimin ditempatkan dilingkungan ukhuwah nan indah Dentis GIC. Disini mimin baru tau apa itu arti ukhuwah sobat, orang-orang di DENTIS GIC lah yang pasti akan pertama mensupport mimin, memberikan senyum tulus, mengingatkan dikala mimin ada berbuat kesalahan (ingat akhwat ke akhwat saja ikhwan ke ikhwan saja) (waktu membuat tulisan ini diilustrasikan mimin sedang menyeka air mata, karena terharu) Mimin sangat menyukai hal itu sobat. Nah mimin sempat berfikiran, kalau  mimin tidak ditakdirkan Allah berada di Dentis GIC, Wallahu’alam mimin akan jadi seperti apa hari ini sobat, bisa jadi mimin menjadi salah satu orang yang diblacklist –oh dunia.

 

Begitulah sobat, kadang kita tidak tau apa hikmah kita berada disuatu hal, seperti kutipan dari ayat Al-Qur’an bisa jadi apa yang kamu anggap baik belum tentu baik disisi Allah atau belum tentu apa yang kita angggap buruk, buruk juga disisi Allah.  Bersemangatlah dijalan ini sobat, semangat dengan se-semangat-mangatnya. Buat 2012 yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet 2011 semangat yoo. 2012 harapan kami lho,  Didalam salah satu Hadits Nabi mengatakan, “jikalau kamu ingin melihat seseorang itu seperti apa, maka lihatlah teman dekatnya” yak karena memang seperti itu sobat, teman dekat akan menggambarkan siapa kita.

 

Dan penutup dari mimin “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS.Muhammad : 7).

Mohon ma’af kalau ada salah, dari mimin, Assalamu’alaykum, tetaplah bersemangat dijalan ini sobat. ALLAHUAKBAR.

ADAB MAKAN

 

Assalamu’alaykum, baiklah kita membahas tentang makan ya GIC’er

1. Makan
a. Adab Memulai Makan dan mengakhiri makan
i. Dituturkan dari ‘umar bin Abu salamah r.a (yang) berkata (bahwasanya) Rasulullah SAW Bersabda, “Makanlah dengan menyebut nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari makanan yang jaraknya paling dekat dengan tanganmu” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) 

ii. “Apabila diantara salah seorang di antara kalian makan, hendaklah dia menyebut nama Allah SWT. Dan apabila dia lupa menyebut Nama Allah SWT. Sewaktu memulai makan hendaklah dia mengucapkan “Dengan Menyebut nama Allah pada permulaan dan penghabisan Makanan” (HR. Abu dawud dan Al Tirmidzi) redaksi do’anya “Bismillahi Awwalahu wa AaaKhirah”

iii. Dituturkan dari Mu’adz bin Anas r.a (yang) berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ Barang siapa yang menyantap makanan kemudian membaca, segala puji bagi Allah, Zat yang telah member makanan ini kepada saya, dan telah mengkaruniakan rezeki ini dengan tiada daya dan kekuatan dari diri saya, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Abu Dawud dan Al-Tirmidzi). Redaksi Do’a : Alhamdulillahilladzii ath’amanii haadzatho’aa ma wa rho za qoniihi min ghoiri haw lim minnii wala qhuwwat” 

b. Larangan Mencela Makanan

Dituturkan dari Abu Hurairah R.a yang berkata : “Rasululah SAW tidak pernah sama sekali mencela makanan. Jika beliau suka beliau memakannya. Dan jika tidak suka beliau meninggalkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

c.Sikap seseorang yang berpuasa saat menerima undangan dan Hidangan Makanan

Dituturkan dari Abu Hurairah r.a yang berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “Jika salah seorang diantara kalian menerima undangan, hendaklah dia memenuhinya. Jika dia sedang berpuasa, hendaklah dia mendo’akannya. Dan jika dia tidak berpuasa, hendaklah dia makan” (HR. Muslim)

d. Adab Makan

Dituturkan dari ‘umar bin Abu Salamah r.a yang berkata : “sewaktu kecil saya berada dibawah asuhan Rasulullah SAW. Dan saya mengulurkan tangan untuk mengambil makanan yang berada disebuah piring. (melihat tindakan saya tersebut), beliau bersabda kepada saya ‘wahai anak muda, sebutlah Nama Allah SWT dan makanlah dengan tangan kananmu. Dan Makanlah dari makanan yang jaraknya dekat denganmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

e. Larangan makan terlalu lahap

Dituturkan dari Jabalah bin Suhaim yang berkata “ Suatu ketika, kami bersama ibn Zubair mengalami musim pancengklik. Kemudian tiba-tiba kami mendapatkan rezeki kurma. Waktu itu ‘Abdullah bin ‘Umar r.a lewat, sementara kami sedang makan kurma. Kemudian dia berkata ‘janganlah kalian makan sekaligus dua butir kurma atau lebih, karena Nabi Muhammad SAW melarang makan sekaligus dua butir kurma atau lebih’. Kemudian dia berkata lagi, ‘kecuali jika orang itu minta izin kepada kawannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

f. Perintah mengambil makanan dari pinggir piring

Dituturkan dari Ibn’ Abbas r.a dari Nabi SAW (bahwasanya) beliau bersabda:” Berkah itu turun ditengah-tengah makanan, karena itu makanlah kalian dari pinggir-pinggirnya dahulu dan janganlah memulainya dari tengah (HR. Abu dawud dan Al-Tirmidzi)

g. Memperbanyak orang dalam menikmati makanan (berbagi dengan yang lain)

Dituturkan dari Abu Hurairah r.a yang berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “ Makanan dua orang cukup untuk tiga orang dan makanan tiga orang cukup untuk empat orang “ (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga bermanfaat 
Source : RiyadhushshalihinImage