FACEBOOKKU, FUTURKU (Pelemahku)?

 

Facebook (efbe), dunia modern ini siapa yang tidak kenal dan ‘mengkonsumsi’ facebook. Sudah menjadi barang biasa bagi semua kalangan baik itu anak-anak, muda, dan tua. Facebook sebenarnya memberikan keuntungan kepada ‘konsumen’ facebook, dengan kemudahan yang ditawarkan facebook, kita dapat berkomunikasi berjam-jam dengan teman lama, sahabat atau orang tua (bagi yang ngekos) tanpa perlu mengeluarkan biaya lebih, cukup membayar biaya internetnya saja.

Situs jejaring sosial facebook seolah menjadi barang candu bagi para konsumennya, diawal pembuatan, facebook berlagak biasa-biasa saja kemudian terus bebernah dan mencuri trend pasar . Sehingga masyarakat berbondong-bondong membuat facebook dan menganggap dirinya sudah sesuai standar pasar kegaulan. Bermunculanlah masyarakat yang numpang ngeksis didunia maya. Upload foto sembarangan, buat status sembarangan, dan berkiriman wall sembarangan yang tujuannya hanya untuk mencari sensasi facebooker’s lainnya. Kemudian setelah apa yang dibuatnya menjadi headlinews sipelaku merasa sangat bangga. Padahal sebenarnya itu tidak lebih aktivitas membongkar aib sendiri didepan khalayak ramai. Anggota forum studi islam seperti sobat GIC juga merupakan salah satu ‘konsumen’ facebook terbanyak ya kan, bisa disurvey, hampir keseluruhan anggota Forum studi islam mempunyai situs jejaring sosial seperti facebook. Situs jejaring sosial banyak dimanfaatkan untuk melakukan komunikasi yang tidak sempat dilakukan didunia nyata. Facebook menjadi 2 mata pisau, disatu sisi bermanfaat untuk memperluas penyebaran dakwah, disisi lain jika tidak waspada facebook bisa menjadi sumber kelalaian. Dari sini timbul pertanyaan besar, salah ngak apabila seorang anak Forum studi islam facebook-kan, futur ngak tu ?

Jawabannya ngak salah : selama kita pandai meletakakan batas tegas antara memakai facebook, Ibadah dan bersosialisasi dengan dunia nyata. Batas tegas disini benar-benar mempertegas jam pemakaian facebook hanya untuk keperluan penting saja (semisal rapat via online) .Sama halnya apabila ada seorang pasien bertanya kepada dokter gigi. Dok, saya DM boleh tidak giginya dicabut, jawabannya boleh-boleh saja dengan syarat gula darahnya terkontrol. Nah begitu juga penggunaan facebook harus dikontrol. Obat saja apabila overdosis bisa menyebabkan kematian, facebook juga begitu, penggunaan facebook yang overdosis hanya akan mematikan iman. Setelah kualitas iman berkurang sehingga kita nantinya Lebih senang berchatting ria dari pada membaca buku yang bermanfaat, lebih senang membaca wall-wall teman dari pada melalukan pekerjaan lain yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

Namun kita juga harus tahu bahwa facebook memiliki segudang mudhorat. Salah satu kelemahan facebook ialah, foto-fotoyang membuka aurat bersileweran dengan jelas dan gamblang difacebook. Foto ini tentu tidak dikehendaki untuk dilihat oleh kita, namun apalah daya, apabila teman difacebook menguploadnya maka secara otomatis keluarga di homenya masing-masing. Bisa saja anggota forum studi Islam yang biasanya menjaga pandangan tanpa sengaja melihat foto-foto tersebut menjadi tergoda, berbahaya bukan. Pantas saja salah seorang anggota forum studi Islam mengungkapkan hanya mengaccept teman dari kalangan keluarga atau sahabat dekat, diluar itu pasti diremove.

Jadi apakah facebook itu adalah futurku, kita kembalikan lagi kepada kepentingan pemakaian facebook bagi setiap individu, kalau tujuannya adalah karena dakwah tentu hasilnya adalah kebaikan, tapi kalau tujuannya hanya kesenangan semata tentu facebookku adalah futurku yang akan mengikis sedikit demi sedikit iman didalam hati.

_semangat sobat GIC_

YUUKK GUNAKAN FACEBOOK DENGAN SEBAIKNYA_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s